Sabtu, Juni 13, 2026
No menu items!

bahasa

Puisi buah karya Hamimie

Soneta: Kura-kura Terakhir Pulau Vulkanik Galapagos kapal-kapal yang berlabuhtersimpan rapat di saku matanyavarian senja menjelang langit lebamterbungkus rapi dalam cangkang kekal buih di kakimungkin ciuman-ciuman ombakkan terkenang sebagai kawandan sayap angsa, seperti terluka oleh permainan cinta. Iabegitu gugup; selalu ada aruskesedihan yang...

Puisi Yanuar Abdillah Setiadi

Sepatu Bawalah aku ke negeri-negeriyang ada di dongengpengantar tiduryang dibacakan ibu.Di negeri itu,Aku bisa kaburdari hiruk pikuksosial media. Purbalingga, 2025 Spidol Bukankah Tuhan memerintahkanmanusia untuk membacabukan menulis.Lantas, untuk apa aku diciptakan?Menulis adalah anakyang lahir dari rahim membaca. Purbalingga, 2025 Orasi Kabupaten Pada Kaum Urban Kami memang...

Puisi-Puisi Y.P.B. Wiratmoko

POHON JIWAKU  pohon jiwaku kubiarkan bertunasmenelusuri kebebasan di langit hatiku sampai aku tahu angin surga yang terus meniupkan kesucian  dan kekudusan hidup sampai hujan berkat tercurah akan kerelaan damai sejahteranya  bunga-bunga kegembiraan kubiarkan terus mekar bergerak penuh semangat dalam buah-buah harapan yang terbuka dalam sukacita  langit biru yang bersih adalah kelegaan dan...

Yang Terbaik untuk Kita

Hujan di pagi bulan Januari masih menyisakan rintik-rintik yang mulai mendinginkan hati. Pandanganku di dalam ruangan ini hanya tertuju ke satu arah: Riana. Seorang petugas kebersihan sekolah yang sedang sibuk mengepel lantai dan membuat kopi untuk para guru setiap...

Dia yang Tersisa Paling Akhir

Kisah yang akan kubagikan ini dimulai tepat sebelum aku menemukan tempat peristirahatan terakhirku. Pada sebuah kotak kayu mahoni yang sudah lapuk bersama saudara-saudaraku lainnya. Tidak pernah aku duga bahwa pada akhirnya aku akan berlabuh di tempat ini. Tapi tentu...

Puisi Kristal Firdaus

Jalan Kecil Menuju Pulang: Dina Oktaviani tumbuhlah, tumbuh patahkupatah yang berjalaninikah jalan kecil itu, dina?tak seorang pun bisa menjadi bulandi langitlangit rumah yang menyalakan putus asakejatuhan seperti kaki raksasaterbelahbelah & kutelan reruntuhandaratan ini menjorokku hingga angin terakhirtanjung sialan, ketika kujauhi...

Catatan Solo Mime Parade 2013

Paling tidak, belum ada seseorang atau kelompok kesenian (pantomim) yang melakukan gerakan keseniannya sampai kini seperti yang dilakukan Bengkel Mime Yogyakarta. Kelompok ini merilis program terkini dengan menu workshop hingga pementasan di dalamnya. Gagasan ini membawa Bengkel Mime melakukan perjalanan dari...

Puisi Ridwan KH

BULAN SEMPURNA DI WAJAH LAUT Akhirnya kita berhenti di siniSebuah pantai kecil yang sepiLengkap dengan serakan sampahSeperti rumah kita yang kerap pecahDan berhamburan sampai ke halaman Bulan menggantung di langitDan bulan di muka ombakSementara lampu kamar kita masih nyalaMenunggu tubuh kita...

Puisi Rifqi Septian Dewantara

Nyanyian dari Teluk Cenderawasih Laut di sini tidak biru, ia bening seperti mata nenek yang menatap masa lalu tanpa dendam. Di atas perahu, para nelayan mendengar desir ombak seperti bisikan dari arwah yang pernah tenggelam bersama mimpi tentang kebebasan. Sagu...

BAYI DENGAN BEDIL DALAM MULUTNYA

Aku memiliki bedil dalam mulutku. Bedil itu tumbuh dalam diriku sejak aku dalam kandungan ibu. Pelatuknya hanya akan mengetuk peluru keluar apabila aku bersuara kencang, dengan kata lain, berteriak. Bisa kalian bayangkan, bagaimana brutalnya kondisi ruang bersalin saat aku lahir....
- Advertisement -spot_img

Latest News

Puisi Karol Pancho

BAWAKAN AKU BUNGA Jika kamu memang sebegitu cintanya padaku.Bawakanlah aku, bunga favoritku.Bukan mawar yang dipotong durinya.Bukan matahari yang menyimpan kuaci...
- Advertisement -spot_img