Jumat, Agustus 14, 2026
No menu items!

Manggung

Teater sebagai Ruang Jeda Aktivisme: Merebut Kembali Otoritas Tubuh Aktivis Perempuan

Saya masih mengingat dengan jelas peristiwa satu tahun yang lalu, sekitar bulan Agustus 2025 ketika gelombang protes massa turun ke jalan menuntut keadilan akibat ketimpangan ekonomi dan kebijakan yang tidak berpihak pada rakyat, diperparah oleh kematian driver Gojek dilindas...

Upaya Menghadirkan Tragedi Kemanusiaan Yang Indah

Gantungan-gantungan kertas putih pembungkus lilin itu terlihat menghiasi panggung. Satu per satu sosok pria berbaju hitam terlihat menyalakan lilin-lilin yang terbungkus kertas putih itu. Belum usai semua lilin dinyalakan, ada bagian api dari lilin yang membakar kertas sehingga membuatnya...

Teater dan Serba-Serbi Dunia Kedokteran:Pertunjukan dalam Ruang Ujian

Sudah lebih dari 10 tahun yang lalu, saya dan kawan-kawan teater di Solo pertama kali memasuki ruangan yang disebut Skills Lab di lantai empat Fakultas Kedokteran UNS. Tahun demi tahun kami lewati sebagai rombongan pasien standar yang bertugas menjadi...

GARIS MERAH PUTUS-PUTUS…. TUBUH, JEMBATAN KARATAN DAN LORONG KESEPIAN HENDRA SETIAWAN

Anatomi tubuh dan Karakter Sore sebelum pertunjukan Hendra ada workshop untuk pemuda yang dilakukan oleh Asita. Asita memang orang yang paling santai dan eksploratif terhadap ruang, ia bisa dengan spontan mampu membangun cerita pertunjukan dan membaca teks ruang secara lain, ...

Anatomi Keraguan di Meja Juri: Catatan 12 Orang Marah

Pada 31 Januari 2026, di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Kisam Dji'un. Malam itu, di tengah barisan penonton yang padat dan pengap oleh ekspektasi, saya kembali diingatkan mengapa 12 Angry Men tetap menjadi naskah yang “angker” untuk disentuh. Karya...

Meraung Meruang

Peluru-peluru Dablo, Senja anti Mainstream dan Menggiring Bulan ke Dalam Rumah Dablo berlari ke atas sebuah mobil yang terparkir di pinggir jalan, mengacung-acungkan senapan berlaras panjang tepat di depan warung tambal ban, sambil terus menembak. Ia lalu bergegas turun menyadari...

Catatan Solo Mime Parade 2013

Paling tidak, belum ada seseorang atau kelompok kesenian (pantomim) yang melakukan gerakan keseniannya sampai kini seperti yang dilakukan Bengkel Mime Yogyakarta. Kelompok ini merilis program terkini dengan menu workshop hingga pementasan di dalamnya. Gagasan ini membawa Bengkel Mime melakukan perjalanan dari...

Jakarta Mime Festival 2025

Jakarta Selatan, Kamis (20/11), Asosiasi Seni Pantomim Indonesia (ASPI) mengumumkan sebuah flagship event bertajuk Jakarta Pantomime Festival (JakMime Fest 2025). Acara tersebut, rencananya akan berlangsung selama dua hari pada 25 dan 26 November 2025 di Taman Fatahillah, Kota Tua...

Menonton Teater: Antara Hiburan, Refleksi, dan Kejujuran Tubuh

Apakah salah jika menonton teater tidak diniatkan sebagai hiburan? Sama sekali tidak. Justru, menonton teater sebagai sarana belajar dan refleksi memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar mencari tawa. Dalam teater, setiap detik adalah peristiwa yang tidak akan terulang....

Sejenak Berhenti dan Tanya tentang Apa yang Mesti Dilaku setelah Ini

1. Setelah makan, dan menggenapi beberapa urusan, kau berangkat ke tempat pertunjukan; dan kau sadari, cukup sering menonton pertunjukan atau pameran dengan keadaan perut yang sudah terisi—meski tak kenyang. Sesampainya di sana, kau mendapati orang-orang menanti dimulai pertunjukan. Dan, tentu,...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Musuh Para Anti-Kapitalis Radikal adalah Moda Produksi Kapital dan Negara, Bukan sekedar ARTJOG, Didit, dan Narasi Kuratorial

“Nothing is true, everything is permitted” —Hammer-Purgstall dalam The History of the Assassins Ada polemik yang menyertai festival seni rupa bernama...
- Advertisement -spot_img