Minggu, Maret 22, 2026
No menu items!

Puisi Yanuar Abdillah Setiadi

Must Read

Sepatu

Bawalah aku ke negeri-negeri
yang ada di dongeng
pengantar tidur
yang dibacakan ibu.
Di negeri itu,
Aku bisa kabur
dari hiruk pikuk
sosial media.

Purbalingga, 2025

Spidol

Bukankah Tuhan memerintahkan
manusia untuk membaca
bukan menulis.
Lantas, untuk apa aku diciptakan?
Menulis adalah anak
yang lahir dari rahim membaca.

Purbalingga, 2025

Orasi Kabupaten Pada Kaum Urban

Kami memang tertinggal
Namun kami menawarkan
yang kota tidak jual;
yaitu ketenangan!

Purbalingga, 2025

Sedikit dari Redaktur

Puisi-puisi Yanuar Abdillah Setiadi cukup unik dan menggelitik. Dia hadir sebagai tafsir baru pada apa yang kita anggap sebagai sesuatu yang sudah seharusnya. Ia cukup nakal mengulik berbagai pemahamanan dan kesadaran umum yang membuat kita selalu bercuriga pada apa saja. Yaniar dan puisinya adalah sentilan kecil sebagai isyarat, tepukan sebagai penanda kita bahwa tidak ada yang sebenarnya baik-baik saja.

(Indrian koto)

PENYAIR

Yanuar Abdillah Setiadi Lahir di Purbalingga, Januari 2001. Mukim di Desa Timbang, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga. Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto. Alumnus Pendidikan Bahasa Arab di kampus yang sama. Dua buku mutakhirnya berjudul Mengaji Pada Alif (2023) dan Melihat Lebih Dekat (2024).  Nominator Terminal Award Mojok.co Yogyakarta tahun 2023

Artikulli paraprak
- Advertisement -spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img
Latest News

Gawe-gawe Lohgawe

Jumat, 6 April 2018, sore hari. Hujan mulai reda. Langit masih dikepung mendung tebal. Saya terus menunggu sambil harap-harap...
- Advertisement -spot_img

More Articles Like This

- Advertisement -spot_img