Senin, Maret 30, 2026
No menu items!

Maulidan Rahman Siregar

Puisi buah karya Maulidan Rahman Siregar

menembak pacar dengan doa orang mabuk kepada sebotol bir, kuremas jantung yang melekat di sela waktu makan siangmu, kau butuh segelas teh es untuk klimaks tapi puisi adalah juga senjata, dan puisi adalah juga si buta yang terus dipaksa terjaga, dan...

About Me

1 KIRIMAN
0 KOMENTAR
- Advertisement -spot_img

Latest News

Seni Rupa Ceria

Mengapa kita—yang mengaku atau diaku sebagai praktisi seni rupa profesional—menggambar, melukis, membuat patung, dan atau, membuat karya-karya seni rupa...
- Advertisement -spot_img