Kamis, Februari 12, 2026
No menu items!

teater

Benda-Benda, Cahaya, dan Sebutir Tubuh dalam Sejenis Antara

            1. Sesampainya di ruang pertunjukkan, kau cari posisi duduk yang dirasa nyaman. Setelah duduk-bersandar, kau lekas saja tercuri pada instalasi yang ada di atas panggung. Sekalian penonton bergegas masuk dan mencari posisi yang pas dan luang. Di panggung itu,...

Salah Tampa: Kegamangan Dramatik dan Kehadiran Ruang Pertunjukan

Salah Tampa (31/5) judul pertunjukan yang hadir di Taman Budaya Kulon Progo telah sampai dengan selamat - menjadi media alih wahana dari peristiwa lokal menuju panggung pertunjukan. Sampai dengan selamat menjadi kata yang tepat dalam pertunjukan malam itu, perihal...

Konon Agama Bisa Menyelesaikan Apapun

Konon, agama bisa menyelesaikan apapun. Kalimat itu kerap terdengar dari mimbar, dalam doa ibu-ibu sore hari, bahkan di bisikan batin orang-orang yang hidup dalam kegelisahan. Sebuah keyakinan yang diwariskan turun-temurun, seolah agama adalah obat mujarab untuk segala luka, penawar...

Tentang Mikroba

Di Jombang, tanah kelahiran kami, warga telah mendapatkan akses pendidikan yang memadai, mudah dijangkau dan sesuai standar pendidikan nasional. Akses jalan desa pun sudah baik dan tak lagi becek berlumpur. Kami berpikir, jika ingin membantu masyarakat, kami harus keluar...

Pentas Keliling Teater Mari-Mari Jepang Inisiasi Produksi Institut Hidup

Proses Kerjasama Institup Hidup di awal tahun 2025 berkesempatan untuk memproduseri pertunjukan keliling Teater Kaki Lima Puchi Mari Mari. Awalnya  saya berkenalan dengan salah satu pendiri Mari-Mari yaitu Hotaka Hagiwara dari rekomendasi mas Yudhi Ahmad Tajudin, teater Garasi. Kami mulai...

Melihat “Arah Menuju Temaram”: Kritik Terhadap Kritik, Ketika Adiksi Smartphone Jadi Normal Baru

Pada Sabtu malam, 26 April 2025, saya berkesempatan menyaksikan pementasan "Arah Menuju Temaran" oleh Teater 28 Universitas Siliwangi (Unsil) di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya sebagai undangan. Dengan naskah dan penyutradaraan oleh Azis W. Adhidrawa (Azis Moa) dan Astrada Arini...

Di Kala Orang-orang Kota Sedang Mengaso dan Tertidur :  Tentang Tia Tasi Fest

Berbicara tentang aktivitas seni di Kota Kupang, kita akan melihat kenyataan ruang-ruang yang sepi dan seolah malas didekati oleh penduduk kota. Mengapa? Mungkin ini jawaban yang sinis, tapi saya yakin itu karena perhatian kota ini lebih tersita oleh geliat...

Catatan Pertunjukan, Sang Penggali Timah

Malam itu jumat (21/02) setelah seharian Solo diguyur hujan, bermodal selembar undangan bertuliskan Sraddha Sala pemberian seorang kawan, saya berkesempatan untuk menonton pertunjukan drama bertajuk Sastra Panggung berjudul “Sang Penggali Timah” adaptasi bebas naskah drama “Sang Penggali Intan dan...

TIGA ORANG SAHABAT

Tokoh dan karakter Nisa : rakus, cerewet, jail, dan sangat genit Farel : suka meledek Layla : cengeng Ibu Nisa : sabar dan baik Pak Doni : tegas dan sedikit lucu Bu Soimah : baik hati Farel, Layla, dan Nisa, tiga orang sahabat yang sedang duduk...

Memainkan “Sepasang Merpati Tua” Pak Bakdi

SEMARANG – Membayangkan teks drama yang ditulis oleh Bakdi Soemanto yang kuyub dengan dialog, tentu tidak setiap pemain teater berani mengekspresikan di panggung. Butuh dukungan gestur dan mimik yang total. Paling tidak, pemain  berupaya keras membangun kekuatan dialog yang...
- Advertisement -spot_img

Latest News

CATATAN PERJALANAN BENGKEL MIME KE TIMUR #2

24 April 2018 Dalam perjalanan menuju Ambon memakai kereta dan pesawat, kami singgah terlebih dahulu di Surabaya tepatnya di daerah...
- Advertisement -spot_img