Jumat, 6 April 2018, sore hari. Hujan mulai reda. Langit masih dikepung mendung tebal. Saya terus menunggu sambil harap-harap cemas. Mengingat malam sebelumnya Malang dilanda hujan yang sangat deras dan listrik padam. Berulang kali saya memandang ke arah langit...
Mengakhiri Bengkel Mime Ke Timur
Menempuh perjalanan ke Timur tidaklah dekat dan mudah. Bayangan indah pulau-pulau jauh di Indonesia hanya pernah terbayangkan anak-anak ketika sekolah dasar dan menguap seiring berjalananya waktu. Tidak kurang 2 kali perjalanan kereta, 5 kali penerbangan...
Enam Tubuh di Petang yang Cukup Teduh
Akhir Januari, dan kau menggenapi sebuah undangan menyaksi, menonton parade pantomim yang diadakan Yayasan Rumah Pantomime Yogyakarta di IFI. Setelah menimbang ulang untuk memakai tebal jaket dan sepatu, sebab kau ingat pendingin ruangan...
Pada 31 Januari 2026, di Pusat Pelatihan Seni Budaya (PPSB) Kisam Dji'un. Malam itu, di tengah barisan penonton yang padat dan pengap oleh ekspektasi, saya kembali diingatkan mengapa 12 Angry Men tetap menjadi naskah yang “angker” untuk disentuh. Karya...
Peluru-peluru Dablo, Senja anti Mainstream dan Menggiring Bulan ke Dalam Rumah
Dablo berlari ke atas sebuah mobil yang terparkir di pinggir jalan, mengacung-acungkan senapan berlaras panjang tepat di depan warung tambal ban, sambil terus menembak. Ia lalu bergegas turun menyadari...
Kisah yang akan kubagikan ini dimulai tepat sebelum aku menemukan tempat peristirahatan terakhirku. Pada sebuah kotak kayu mahoni yang sudah lapuk bersama saudara-saudaraku lainnya. Tidak pernah aku duga bahwa pada akhirnya aku akan berlabuh di tempat ini. Tapi tentu...
Jalan Kecil Menuju Pulang: Dina Oktaviani
tumbuhlah, tumbuh patahkupatah yang berjalaninikah jalan kecil itu, dina?tak seorang pun bisa menjadi bulandi langitlangit rumah yang menyalakan putus asakejatuhan seperti kaki raksasaterbelahbelah & kutelan reruntuhandaratan ini menjorokku hingga angin terakhirtanjung sialan, ketika kujauhi...
Catatan Ulang Memahami, Mengerti dan Menyirami Latar Belakang lahirnya Gagasan "Mandala Indonesia Cinta" Bengkel Mime Theatre
Komunitas di Kudus dan Romo Ipeng
Bengkel Mime Theatre (BMT) sejak 2010 telah kerap melakukan kerja-kerja kolektif bersama jejaring komunitas baik seniman maupun non...
Paling tidak, belum ada seseorang atau kelompok kesenian (pantomim) yang melakukan gerakan keseniannya sampai kini seperti yang dilakukan Bengkel Mime Yogyakarta. Kelompok ini merilis program terkini dengan menu workshop hingga pementasan di dalamnya. Gagasan ini membawa Bengkel Mime melakukan perjalanan dari...
“Hidup itu Seni dan kuncinya adalah komunikasi,” begitu kata sang ketua panitia.
Festival Ngaglik #2 diselenggarakan pada tanggal 15–16 Juli 2017, di Kampung Hendrix. Festival ini diwujudkan secara bersama-sama oleh warga kampung Hendrix yang diketuai oleh Teguh Riwanto Pemilih Leksono...
Mengapa kita—yang mengaku atau diaku sebagai praktisi seni rupa profesional—menggambar, melukis, membuat patung, dan atau, membuat karya-karya seni rupa...