MENJELANG SUBUH
fajar lindap pelan-pelan ke punggung ibuyang sedari malam menangis menanti kabar baik mengetuk pintubapak mondar-mandir mengelilingi setiap kemungkinan
lewat tengah malam, ia belum juga hadirdi antara aku dan ibu hanya ada dunia yang suramaku masih terbaring sejak pertama kaliibu...
Mengapa kita—yang mengaku atau diaku sebagai praktisi seni rupa profesional—menggambar, melukis, membuat patung, dan atau, membuat karya-karya seni rupa...