Senin, Maret 30, 2026
No menu items!

Kolom Siapa Saja

Al Rabwah

Beberapa hari setelah kami kembali dari tempat yang belum lama ini dianggap sebagai Palestina pada masa depan, dan yang sekarang menjadi penjara terbesar di dunia (Gaza) dan “ruang tunggu” terbesar di dunia (Tepi Barat), aku bermimpi. Aku berdiri sendirian, telanjang...

Kisah Pewayangan, Imajinasi Karya Seni dan Konservasi Alam

Dikarenakan saya memiliki kecenderungan menulis cerita fiksi yang menggemari pewayangan, maka pada kesempatan kali ini akan memberikan sedikit ulasan tentang kisah pewayangan yang ada  kaitannya dengan daya cipta dan kreasi karya seni rupa serta perlindungan alam sekaligus dampak keindahannya...

Mbah Kodok Rabi Peri Setyowati: Upaya Membumikan Mitos untuk Generasi 4.0

Apa yang terlintas di pikiran generasi milenial ketika mendengar kata mitos? Sependek pengetahuan saya, beberapa teman akan menjawab tentang hal-hal seperti kejatuhan cicak di kepala, menabrak kucing hitam, dan semacamnya. Beberapa yang lain menyebut urusan semacam larangan makan di...

Dunia Tanpa Murid

Slobodon duduk di beranda, menatap langit yg tak lagi punya papan tulis. Barangkali langit dulu memang tempat belajar paling luas di sanalah manusia membaca arah, menafsir musim, dan menimbang makna hidup. Tapi kini, langit tinggal layar kosong seolah tak...

Subjektivitas Fisika Modern dan Kesadaran Manusia

Jika tidak ada aspek humanisme dalam teori gravitasi, lalu buat apa teori itu? Pertanyaan saya mungkin terkesan ceroboh. Tapi pada dasarnya saya sebagai seorang yang berbasis humaniora merindukan penjelasan filosofis atas berbagai hal di alam semesta. Anda mungkin bisa menyebut...

Kesulitan Belajar Aksara Jawa Nglegena? Coba Metode ini!

            Dalam kurun sepuluh  tahun terakhir mengajar mata pelajaran Bahasa Jawa di level SD, saya menjumpai fakta yang cukup membuat miris.  Banyak siswa dari generasi sekarang yang menganggap pelajaran Bahasa Jawa sebagai momok, melebihi Matematika dan Science. Salah satu...

Perang Tanpa Musuh: Ketika Indonesia Berhadapan dengan Wajah Sendiri

Di tengah dunia yang gaduh oleh suara dentuman artileri dan derap sepatu tentara antara Rusia dan Ukraina, Iran dan Israel, Kamboja dan Thailand Indonesia tampak tenang. Tapi diam-diam, sebuah pertanyaan menggema dari kedalaman kesadaran kolektif: Jika Indonesia berperang, siapa...

Konon Agama Bisa Menyelesaikan Apapun

Konon, agama bisa menyelesaikan apapun. Kalimat itu kerap terdengar dari mimbar, dalam doa ibu-ibu sore hari, bahkan di bisikan batin orang-orang yang hidup dalam kegelisahan. Sebuah keyakinan yang diwariskan turun-temurun, seolah agama adalah obat mujarab untuk segala luka, penawar...

Pentas Keliling Teater Mari-Mari Jepang Inisiasi Produksi Institut Hidup

Proses Kerjasama Institup Hidup di awal tahun 2025 berkesempatan untuk memproduseri pertunjukan keliling Teater Kaki Lima Puchi Mari Mari. Awalnya  saya berkenalan dengan salah satu pendiri Mari-Mari yaitu Hotaka Hagiwara dari rekomendasi mas Yudhi Ahmad Tajudin, teater Garasi. Kami mulai...

Andai Aku Jadi Maghrib 

Adzan maghrib berkumandang. Sebuah penanda yang dinantikan. Semua orang yang berpuasa seolah terprogram untuk menunggu detik-detik  itu. Piring sudah tersusun, gelas sudah berembun, doa-doa dipanjatkan dengan setengah hati, karna separuh lainnya sibuk dengan aroma makanan yang memanggil. Namun, setelah suapan...
- Advertisement -spot_img

Latest News

Seni Rupa Ceria

Mengapa kita—yang mengaku atau diaku sebagai praktisi seni rupa profesional—menggambar, melukis, membuat patung, dan atau, membuat karya-karya seni rupa...
- Advertisement -spot_img